DEWAN KOREKSI MEDIA PEMERINTAH

By Rachmat 09 Feb 2018, 01:16:12 WIB Pimpinan Dprd Parepare
DEWAN KOREKSI MEDIA PEMERINTAH

Dinas Komunikasi dan informasi (Diskominfo)yang mengelolah media pemerintah yakni Radio Peduli TV Peduli dianggap belum maksimal dalam pengolahannya, sehingga siarannya terkesan monoton

Wakil ketua DPRD Kota Parepare, M.Rahmat Sjamsu Alam,SH mengatakan apa yang ditayangkan di media pemerintrah tersebut sangatlah menoton dan kurang menyentuh kepada instansi pemerintahan lainnya, termasuk juga lembaga DPRD yang merupakan bagian dari pemerintahan Kota Parepare. Jika perlu dilihat undang-undang No 23, maka lembaga DPRD adalah pejabat penyelenggara pemerintah yang membantu tugas dan fungsi eksekutif dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan kami mengusulkan bahwa lembaga DPRD juga merupakan penyelenggara pemerintah yang seharusnya masuk dalam bagian publikasi dari media pemerintah.Yang dimana sangat berperan penting dalam mendorong kemajuan kota parepare, maka itu wakil rakyat, seharusnya dapat dijabarkan melalui media pemerintahan. Apalagi adanya media pemerintah tersebut, sangat berperan besar lembaga DPRD dari sisi penganggarannya.

Wakil Ketua DPRD Kota Parepare ini juga memaparkan dua tahun terakhir ini 2016-2017 media peduli milik pemerintah ini sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp16,2 miliar lebih terdidi dari belanja Rp1,7 miliar lebih dan belanja tidak langsung sebesar Rp4,9 miliar lebih. Kemudian anggaran meningkat lagi di tahun 2017 capai Rp9,5 miliar terdiri dari belanja langsung sekitar Rp2,3 miliar dan belanja tidak langsung senilai Rp7,2 miliar lebih.

Selain hal tersebut di atas, dalam kritikannya ditambahkan pula bahwa masyarakat parepare juga ingin melihat kinerja perwakilannya yang duduk di dewan. Dan melalui media pemerintah , masyarakat dapat melihat kinerja anggota dewan,agar tidak ada kesan dimasyarakat yang beranggapan bahwa anggota dewan tidak bekerja. Apalagi masyarakat pastinya butuh informasi kinerja dari seorang wakil rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo parepare Syahrial Djafar mengatakan bahwa pihaknya telah menyedikan spot untuk LIVE (siaran langsung) kegiatan masing-masing anggota dan pimpinan, belum dapat  terakomodir karena kurangnya tim peliput.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment