PEMUDA PANCASILA PERTANYAKAN BPJS, DESAK KUALITAS KESEHATAN DITINGKATKAN

By Rachmat 09 Feb 2018, 00:59:42 WIB Komisi
PEMUDA PANCASILA PERTANYAKAN BPJS, DESAK KUALITAS KESEHATAN DITINGKATKAN

Puluhan massa dari Pemuda Pancasila Kota Parepare mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Parepare, guna mendesak DPRD membenahi sejumlah proses kesehatan untuk masyarakat khususnya di Parepare.

 

                 Kehadiran rombongan Pemuda Pancasila pada hearing terkait kesehatan tersebut berbuah kecewa, sebab Direktur (Plt) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau dan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Parepare tidak hadir. Ketua Pemuda Pancasila Parepare Fadly Agus Mante sedikitnya menyampaikan lima tuntutan, yakni pertama, menolak pemberlakuan Permenkes No. 4 Tahun 2017, kedua, mendesak Pemkot dan DPRD memutus kontrak kerja sama antara BPJS dan RSUD Andi Makkassau serta kembali ke layanan Jamkesda. Ketiga, meminta pihak RSUD bertanggung jawab dalam hal pelayanan yang berkualitas, profesional serta merasionalisasi tarif layanan kesehatan RSUD Andi Makkasau yang peduli rakyat kecil, dan mendesak Komisi II DPRD Parepare untuk membentuk Pansus terkait kasus kematian bayi dan kelangkaan obat di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare.

 

                Lebih lanjut dikatakan Fadly Agus Mante bahwa Peraturan Permenkes No. 4 Tahun 2017 ini terkesan mengabaikan aspek kemanusiaan yang mengasaskan keadilan, kemanusiaan, diungkapkan di hadapan sejumlah Anggota DPRD Parepare yang dipimpin Rahmat Sjamsu Alam, SH pada hari Senin, 20 Februari 2017. Selain itu pihaknya juga mendesak Pemerintah Kota dan DPRD Parepare untuk memutuskan kerja sama dengan BPJS dan RSUD Andi Makkasau , serta juga meminta pihak RSUD Andi Makkasau untuk bekerja profesional dan berkualitas. “Lebih baik dikembalikan ke Layanan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), dan juga meminta pihak RSUD merasionalisasi tarif layanan kesehatan RSUD Andi Makkasau yang peduli rakyat kecil,”ujarnya.

 

                 Selain itu, pihaknya juga mendesak DPRD Parepare segera membentuk tim investigasi untuk mengusut beberapa kasus di RSUD Andi Makkasau. “Kami meminta Komisi II DPRD untuk membentuk sebuah Pansus untuk menyelidiki RSUD Andi Makkasau, terkait kasus kematian bayi dan kelangkaan obat di RSUD,”katanya.

 

                 Wakil Ketua DPRD Kota Parepare M. Rahmat Sjamsu Alam, SH yang memimpin hearing tersebut memberikan apresiasi kepada Pemuda Pancasila yang memikirkan masyarakat Parepare dalam hal pelayanan kesehatan. Karena Kepala BPJS dan Plt RSUD Andi Makkasau tidak hadir, maka pertemuan dilanjutkan minggu depan. “Pertemuan akan dilaksanakan lagi Minggu depan, dengan menghadirkan kepala BPJS dan Plt Direktur supaya bisa lebih jelas,”ungkap Ato sapaan akrabnya. Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam kesempatan itu juga meminta agar pelayanan di Rumah Sakit harus diperbaiki, Sebab dirinya telah mendapatkan keluhan dari masyarakat, selain Pemuda Pancasila akan kondisi pelayanan dan kekurangan obat di RSUD.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment