SEKOLAH DISEGEL, PEMKOT UPAYAKAN DAMAI

By Rachmat 09 Feb 2018, 01:21:03 WIB Seputar Berita DPRD
SEKOLAH DISEGEL, PEMKOT UPAYAKAN DAMAI

Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare  dan  Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah(DPRD) Kota  Parepare mendorong upaya damai terkait penyegelan 2 (dua) sekolah dengan ahli waris.

Andi Taufan Armas  dari partai Gerindra menyampaikan ke Walikota Parepare usai penandatanganan nota kesepahaman Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plapon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD TA 2017 ditutup tentang kasus SD Negeri  11 Parepare dan SMA Negri 4 Parepare yang berujung penyegelan oleh ahli waris dengan telah menang di Mahkamah Agung (MA) namun pihak pemkot belum melakukan ganti rugi. Dikatakan lebih lanjut, kasus lahan ini membuat anak terlantar , karena pihak masyarakat yang merasa punya lahan ini  menyegelnya. Oleh karena itu,  perlu ada perhatian khusus Walikota Parepare selaku pimpinan daerah.

Menanggapi hal tersebut diatas, Walikota Parepare DR.HM, Taufan pawe, SH.MH mengatakan bahwa ini adalah suatu yang bersifat faktual , kini jadi bias  kalau salha bertindak. Kasus SD Negeri 11 Parepare dan SMA Negeri  4 Parepare kini sudah masuk dalam rana hokum. Sehingga secara pribadi, saya agak terganggu jikalau kita langsung memenuhi keinginannya. Saya tidak bisa menerima dari segi keilmuan .karena dari segi pengalaman hukum , sangat tidak di benarkan melakukan perbuatan ‘eigerinchting’ atau main hakim sendiri. Tidak sepantasnya masyarakat kota lakukan hal tersebut. Dikatakan lebih lanjut, yang berhak melakukan sita adalah juru sita , Hal ini jangan dibiarkan , Satpol PP dan Dinas Pendidikan telah turun memediasi ahli waris , dan ahli waris berkeinginan bertemu dengan saya sendiri . jadi secepatnya , saya akan bertemu dengan mereka. Pada   intinya, putusan tertinggi adalah perdamain ,itulah yang kita ingin kan bersama , Ungkap Pak Walikota dalam pidatonya .

Selain itu, Walikota Parepare juga mengusulkan, agar pihak DPRD Kota Parepare turun bersama Pemerintah Kota  untuk bertemu dengan ahli waris.  Hal ini dilakukan agar DPRD juga tahu, berapa banyak anggaran yang dibutuhkan dalam pembayaran sengketa ini

Menyimak tanggapan dari Walikota Parepare, Ketua DPRD Kota Parepare Ir.H. Kaharuddin Kadir, M.Si mengatakan, tawaran turun bersama Walikota Parepare dan Andi Taufan Armas mewakili DPRD Kota Parepare untuk menemui ahli waris tersebut adalah keputusan yang sangat tepat .

Sebagaimana diketahui sengketa tersebut telah di menangkan ahli waris atas Hj. Jumari binti Huseng. Sahnya  kepemilikan lahan ini diakui melalui putusan no. 3777k/PDT/2016 Mahkama Agung yang sebelumnya itu, mina sebagai ahli waris mengaku, setelah putusan MA keluar pihaknya sudah sering mendapat janji dari Pemerintah Kota Parepare melalui istansi terkait. Namun hingga saat ini, hal tersebut belum dapat direalisasikan oleh pemerintah Kota Parepare.

Mina menuturkan bahwa mereka sudah bosan di janji, melihat putusan dari MA sudah keluar setelah lebaran akan tetapi pihak Pemerintah Kota Parepare sendiri telah menjanjikan bahwa, jika putusan sudah keluar ,maka langsung di anggarkan ,tapi hingga saat ini tidak ada.  Jadi dengan terpaksa kami sebagai ahli waris mengambil langka sendiri untuk menyegel sekolah yang menempati lahan kami. Walaupun sebenarnya kami sangat berat melakukan hal ini, dan jika ini terus dibiarkan, takutnya pemerintah Kota Parepare juga mendiamkan hal ini.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment