WARGA TENGARAI RASTRA SALAH SASARAN

By Rachmat 09 Feb 2018, 01:12:59 WIB Badan Anggaran

Puluhan warga dari berbagai kelurahan melakukan aksi demonstrasi di kantor DPRD Kota Parepare menuntut atas pembagian beras sejahtera (Rastra/Raskin) yang diduga tidak tepat sasaran.Para warga diterima langsung di Ruang Paripurna lantai 3 (tiga) DPRD Kota Parepare oleh wakil ketua DPRD Kota Parepare M.Rahmat Sjamsu Alam, SH. Selasa 25 April 2017.

 

Ketua RW I Tonrangeng Keluarahan Lumpue sekaligus perwakilan aksi damai Sappe menjelaskan alasan mereka turun melakukan aksi lantaran adanya pengurangan penerima Rastra sebanyak 500 Kepala Keluarga (KK) namun muncul nama-nama baru. Dalam hal ini, yang menjadi kejanggalan menurut warga adalah adanya nama baru yang muncul bahkan diantara nama baru tersebut banyak penerima Rastra yang lebih mapan ekonominya daripada penerima sebelumnya.

 

Ditambahkan oleh Samsunar warga kelurahan Mallusetasi bahwa jajaran pemerintah terkait jangan hanya menerima data dari pusat begitu saja dan langsung mencoret nama kami kemudian digantikan dengan nama orang yang lebih berada. Selain itu juga ada beras Rastra namun penerimanya tidak ada sehingga beras itu disimpan saja. Dalam hal ini sebaiknya pengelola Rastra turun langsung untuk mengecek, Seharusnya pihak kelurahan dan RT serta RW mengambil peran dalam pendatan tersebut karena mereka lebih tahu mengenai keadaan warganya, mana yang lebih berhak atau layak menerima Rastra.

           

Menanggapi berbagai keluhan warga tersebut diatas wakil ketua DPRD Kota Parepare M. Rahmat Sjamsu Alam, SH menjelaskan bahwa setelah melakukan pendataan bersama BPJS dan RT serta RW dilanjutkan melakukan penetapan dan kemudian mengirim data tersebut ke TNP2K. Memang kita mengakui bahwa data dari TNP2K tidak 100 persen valid karena ini menyangkut seluruh Indonesia, tapi tetap dilakukan dengan solusi pedoman umum pendistribusian rastra. Jika ada data yang sudah turun dan butuh perubahan maka ada kebijakan dari pemerintah untuk melakukan musyawarah tingkat desa atau kelurahan dalam verifikasi ulang penerimaan Rastra yang layak. Jika memenuhi syarat dalam –pedoman yang sudah ditetapkan maka penerima Rastra lama boleh diganti. Hal ini sambil menunggu data dari pusat yang benar – benar valid.

 

Pihak kelurahan pun akan melakukan musyawarah bersama warga yang nanti rumahnya akan dilakukan penyemprotan cat sebagai identitas rumah miskin atau rumah layak penerima Rastra. Ditambahkan bahwa semua data dari RT serta RW yang dianggap bisa menerima Rastra yaitu yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan dilaporkan atau diserahkan langsung ke Bappeda.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment